Ada jenis soal yang membuat kita bertanya:
"Sebenarnya gambar mana yang benar?"
Semua pilihan terlihat masuk akal. Bentuknya hampir sama. Bedanya hanya sedikit.
Coba perhatikan gambar ini:
Kita diminta untuk mengisi kotak keempat dengan pilihan jawaban dibawah ini;
Sekilas, kita tidak memiliki ide untuk menjawab soal itu. Kita mengenal bentuk bangun ruangnya, tapi seakan tidak ada yang pas dengan jawabannya.
Pada akhirnya kita perlu memahami hubungan antarbagian gambar, menemukan aturan yang digunakan, hingga kemudian menarik kesimpulan.
Inilah yang membuat tes logika penalaran gambar menjadi menarik sekaligus menantang.
Artikel ini akan membahas cara mengerjakan tes logika penalaran gambar, jenis pola yang sering muncul, contoh soal, serta latihan untuk mengasah kemampuanmu.
Apa Itu Tes Logika Penalaran Gambar?
Tes logika penalaran gambar adalah soal penalaran visual yang meminta kita menemukan hubungan, aturan, atau pola dari beberapa gambar kemudian menentukan kesimpulan yang tepat.
Berbeda dengan soal yang hanya meminta melanjutkan sebuah deret, penalaran gambar dapat melibatkan hubungan antara:
- dua gambar,
- beberapa gambar,
- baris dan kolom,
- bentuk dan posisi,
- jumlah objek,
- atau perubahan dari satu gambar ke gambar lainnya.
Dengan kata lain, kita tidak hanya bertanya:
"Apa gambar berikutnya?"
Tetapi juga:
"Apa aturan yang menghubungkan gambar-gambar tersebut?"
Apa Bedanya dengan Tes Logika Gambar Biasa?
Keduanya memang berhubungan erat.
Pada tes logika gambar, kita biasanya fokus pada pengenalan pola visual.
Sedangkan pada tes logika penalaran gambar, kita lebih banyak diminta memahami hubungan dan menarik kesimpulan.
Contohnya:
Gambar A berubah menjadi Gambar B.
Kemudian:
Gambar C berubah menjadi ...?
Kita harus mencari tahu:
Apa yang dilakukan terhadap A sehingga menjadi B?
Setelah aturan ditemukan, aturan yang sama diterapkan pada C.
Model seperti ini sering disebut sebagai analogi gambar.
Jenis Soal Tes Logika Penalaran Gambar
Ada beberapa pola yang penting untuk dikenali.
1. Analogi Gambar
Perhatikan gambar berikut ini.
Pada soal penalaran analogi gambar, kita diminta untuk menemukan jawaban dari pola sebelumnya. Dan ciri soal analogi, kita tidak akan menemukan jawabannya apabila memberlakukan urutan polanya sebagai urutan deret yang berlanjut.Jadi yang perlu dicari bukan kemiripan gambarnya, tetapi aturan perubahannya.
2. Gambar yang Hilang
Pada jenis ini, beberapa gambar tersedia tetapi satu bagian sengaja dikosongkan.
Contohnya dapat berbentuk:
Pada soal tersebut, kita diminta menemukan pola dari beberapa gambar yang tersusun dalam matriks 2x3, kemudian memilih gambar yang paling tepat dibawah ini untuk mengisi tanda tanya.
Cara membaca soal ini ada dua pola yang perlu diperhatikan:
1. Baris Pertama (Atas):
- Gambar 1 & 2: Memiliki kotak kecil berwarna hitam di posisi yang saling berlawanan arah vertikal (atas dan bawah).
- Gambar 3: Ketika digabungkan/dinetralkan, posisinya berpindah ke tengah dan warnanya mengalami inversi (berubah dari hitam menjadi putih).
2. Baris Kedua (Bawah):
- Gambar 1 & 3: Memiliki kotak kecil berwarna putih di posisi yang saling berlawanan arah horizontal (kanan dan Kiri).
- Gambar Tanda Tanya (?): Mengikuti pola baris pertama, posisi kotak harus berada di tengah dan warnanya mengalami inversi (berubah dari putih menjadi hitam).
Oleh karena itu, gambar yang tepat untuk mengisi tanda tanya tersebut adalah sebuah kotak dengan persegi hitam di bagian tengahnya. Maka jawabannya adalah A.
3. Matriks Gambar
Matriks biasanya disusun dalam bentuk kotak, misalnya 3 × 3.
Contohnya seperti berikut ini:
Soal ini bertujuan melihat kemampuan kita untuk menemukan pola berdasarkan bentuk, posisi, dan jenis simbol. Kita diminta mengisi kotak yang kosong dengan pilihan jawaban dibawah ini:1. Pola Bangun Besar (Setiap baris dan kolom harus memiliki 3 bangun berbeda):
- Bangun yang tersedia: lingkaran, segi enam, dan persegi.
- Pada baris ketiga (paling bawah), sudah ada persegi dan lingkaran.
- Jadi, bangun besar untuk tanda tanya (?) haruslah segi enam. (Pilihan C langsung tereliminasi).
2. Pola Lingkaran Kecil (Rotasi dan Warna):
- Pada persegi: lingkaran kecil selalu berwarna putih dan berada di bagian luar sisi (atas dan bawah).
- Pada lingkaran: lingkaran kecil selalu berwarna putih dan berada di bagian dalam sisi (bawah dan kanan).
- Pada segi enam: lingkaran kecil selalu berwarna hitam dan berada di bagian dalam sisi (kanan pada baris 1, kiri pada baris 2).
- Lingkaran kecilnya harus berwarna hitam dan menempel di bagian dalam sisi bangun.
- Jika kita melihat pergerakan posisi lingkaran kecil pada segi enam sebelumnya (kanan → kiri), maka posisi berikutnya yang logis untuk melengkapi variasi arah adalah di bagian bawah dalam.
4. Penggabungan Bentuk
Kali ini kita diminta untuk menggabungkan jaring-jaring 2D menjadi bentuk 3 dimensi.
Manakah dari jawaban ini yang merupakan bentuk 3 dimensi dari gambar diatas.
Berdasarkan jaring-jaring di atas, bangun ruang yang mungkin terbentuk adalah balok yang tegak. Jadi jawaban yang tepat adalah A.
5. Pengurangan Bentuk
Coba perhatikan gambar berikut.
Dari pola tersebut, kita diminta untuk mengisi kotak yang kosong dengan pilihan jawaban berikut ini.6. Rotasi dan Perubahan Posisi
Perhatikan gambar berikut ini:
Dari gambar diatas, kita diminta untuk mengisi kotak yang kosong dengan pilihan jawaban dibawah ini.Bila dilihat dari soal diatas. Setiap kotak memeliki elemen, bujur sangkar yang didalamnya ada dua segitiga hitam, serta lingkaran putih dan hitam di ujung-ujungnya.
Bila diperhatikan dari kotak pertama hingga ketiga bisa terlihat seluruh elemen tadi berputar 45° searah jarum jam. Lalu pada kotak kelima, mengalami perubahan atau perputaran sebanyak 90°. Maka jawaban yang tepat adalah C.
Cara Menyelesaikan Tes Logika Penalaran Gambar
Jangan langsung mencari jawaban.
Gunakan pendekatan berikut.
Langkah 1 — Identifikasi objek
Tanyakan:
Apa saja yang terdapat dalam gambar?
Misalnya:
- lingkaran,
- segitiga,
- titik,
- garis,
- panah.
Langkah 2 — Perhatikan perubahan
Bandingkan gambar satu dengan gambar berikutnya.
Apakah ada:
- rotasi?
- pencerminan?
- perpindahan?
- penambahan?
- pengurangan?
- perubahan warna?
Langkah 3 — Cari aturan paling sederhana
Jangan langsung mencari pola yang rumit.
Jika sebuah aturan sederhana sudah menjelaskan seluruh gambar, kemungkinan besar itulah pola yang digunakan.
Langkah 4 — Uji aturan tersebut
Ini bagian yang sangat penting.
Jangan puas karena aturan terlihat cocok pada dua gambar.
Terapkan aturan tersebut pada gambar berikutnya.
Kalau hasilnya konsisten, kemungkinan kamu sudah menemukan pola.
Langkah 5 — Perhatikan lebih dari satu aturan
Kadang sebuah soal menggunakan dua pola.
Contohnya:
bentuk berubah
sementara
posisi juga berpindah.
Jika hanya memperhatikan bentuk, jawaban mungkin belum bisa ditentukan.
10 Soal Latihan Tes Logika Penalaran Gambar
Sekarang kita latihan beberapa soal.
Kerjakan sendiri terlebih dahulu, tanpa melihat kunci jawaban.
Soal 1
Soal 2
Soal 3
Soal 4
Soal 5
Soal 6
Soal 7
Soal 8
Soal 9
Soal 10
Trik Menghadapi Soal Penalaran Gambar yang Sulit
Ketika sebuah soal terasa membingungkan, gunakan metode berikut.
Pecah menjadi beberapa pertanyaan
Daripada bertanya:
"Apa jawaban soal ini?"
tanyakan:
"Apa yang berubah?"
Kemudian:
"Apa yang tetap?"
Lalu:
"Apakah perubahan itu berulang?"
Dan terakhir:
"Apakah aturan tersebut berlaku untuk semua gambar?"
Metode ini membuat soal yang tampak rumit menjadi lebih mudah dianalisis.
Perhatikan Hubungan, Bukan Sekadar Bentuk
Ini adalah prinsip penting dalam tes penalaran gambar.
Misalnya kamu melihat:
○ → △
Jangan hanya berpikir:
"Lingkaran berubah menjadi segitiga."
Cari kemungkinan lain.
Apakah:
- jumlah sudut bertambah?
- bentuk berubah mengikuti urutan tertentu?
- ukuran berubah?
- posisi berubah?
- warna berubah?
Dengan kata lain, jangan hanya menghafal bentuk.
Cari alasan mengapa bentuk tersebut berubah.
Bagaimana Jika Ada Dua Pola Sekaligus?
Misalnya:
- bentuk berputar,
- jumlah titik bertambah,
- posisi objek berpindah.
Jangan mencoba mencari ketiganya sekaligus.
Pisahkan.
Pola pertama
Apa yang terjadi pada bentuk?
Pola kedua
Apa yang terjadi pada titik?
Pola ketiga
Apa yang terjadi pada posisi?
Setelah semuanya ditemukan, gabungkan kembali.
Cara ini sangat berguna untuk soal yang lebih kompleks.
Kunci Jawaban
Sudah selesai?
Sekarang periksa jawabanmu.
Soal 1 – Setiap kotak polanya adalah menambahkan satu segitiga. Jadi jawaban yang paling tepat adalah B.
Soal 2 – Bisa dilihat pola gambar adalah sudut atas yang ditarik ke dalam. Maka jawaban yang tepat adalah C.
Soal 3 – Bila dilihat lingkarang kecil polanya berputar 45° berlawanan arah jarum jam. Sedangkan segitiga hitam polanya berputar 90° searah jarum jam. Jadi jawaban yang tepat adalah D.
Soal 4 – Berdasarkan pola gambar sebelum dan sesudahnya, di mana gambar pertama berada di dalam gambar kedua. Gambar yang tepat untuk melengkapi gambar selanjutnya adalah segitiga putih dengan puncak di bawah dan lingkaran hitam di dalamnya. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Soal 5 – Potongan yang sesuai adalah potongan dengan setengah lingkaran di sisi atas, bawah, dan kiri dan lingkaran penuh di kanan. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Soal 6 – Berdasarkan bangun ruang di atas, jaring-jaring yang yang tepat adalah jaring-jaring dengan sisi bermotif satu kotak berdampingan dengan sisi yang bermotif dua kotak hitam dan sisi putih di atasnya. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Soal 7 – Semua gambar memiliki pola gambar yang sama yaitu merupakan jaring-jaring kubus, kecuali gambar 5. Jadi, jawaban yang benar adalah E.
Soal 8 – Pilihan D adalah jawaban yang tepat karena kombinasi satu jajar genjang kecil dan dua segitiga tersebut dapat disusun pas berdampingan untuk membentuk jajar genjang besar di atas. Sementara pilihan lainnya salah karena memiliki potongan persegi bersudut siku-siku yang tidak akan muat menyusun tepi miring bangun utama tersebut.
Soal 9 – Jawaban E adalah pilihan yang paling tepat. Cerminkan gambar secara horizontal, lalu tukar posisi gambar atas dan bawah, posisi yang ditengah tetap.
Soal 10 – Hasil pencerminan dari gambar di atas adalah gambar dengan motif lingkaran lebih besar di atas lingkaran yang lebih kecil dan persegi panjang hitam vertikal. Gambar yang merupakan hasil pencerminan adalah gambar 2. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Jangan hanya menghitung jumlah jawaban benar.
Kalau ada soal yang salah, coba cari tahu mengapa kamu salah menemukan polanya.
Itulah bagian paling bermanfaat dari latihan logika.
Kesimpulan
Tes logika penalaran gambar menguji kemampuan kita dalam menemukan hubungan dan aturan di balik informasi visual.
Untuk mengerjakannya, jangan hanya melihat gambar sebagai bentuk.
Perhatikan:
apa yang berubah → apa yang tetap → bagaimana hubungan antar-gambar → apakah aturan tersebut konsisten.
Jika soal terasa rumit, pecah gambar menjadi beberapa unsur.
Bentuk. Arah. Posisi. Jumlah. Warna.
Kemudian cari pola pada masing-masing unsur.
Semakin sering berlatih, semakin terbiasa otak menemukan hubungan yang awalnya terlihat tersembunyi.
Dan satu hal yang paling penting:
Jangan mencari gambar yang terlihat paling cocok. Cari aturan yang membuat jawaban tersebut benar.
Lanjut ke Mana?
Setelah memahami tes logika penalaran gambar, masih ada beberapa artikel menarik terkait pembahasan Tes Logika Gambar di asahotak.id.
Salah satu yang menarik berikutnya adalah:
Artikel tersebut bisa menjadi jembatan untuk pembaca pemula sebelum masuk ke soal-soal yang lebih kompleks seperti tes logika matematika, tes logika IQ, dan tes logika numerik.























